Sejarah dan Arah Pengembangan

Pendidikan tinggi adalah pendidikan yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurusan Fisika FMIPA ITS saat ini telah memasuki dasa warsa keempat sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi formal. Jurusan Fisika, selain mendidik dan mempersiapkan sumber daya manusia unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, juga membantu langsung dunia industri melalui media konsultasi.

Era globalisasi dicirikan, diantaranya, oleh tuntutan peningkatan daya saing di semua sector usaha dan industri. Penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbukti mampu meningkatkan daya saing, baik secara individual, regional maupun internasional. Jurusan Fisika FMIPA ITS mengajak para tenaga profesional untuk meningkatkan daya saing individual melalui pengembangan dan peningkatan kemampuan pribadi di bidang ilmu fisika.

Ilmu Fisika, sesuai dengan hakikat keilmuannya, merupakan ujung tombak dalam pengembangan sains dan teknologi untuk keperluan penelitian maupun rekayasa. Setelah menempuh pendidikan, alumni diharapkan akan mempunyai daya analisis fisis yang lebih tajam pada tataran horizon ilmiah yang lebih luas.

Jurusan Fisika FMIPA ITS, mulai tahun ajaran 2001/2002 membuka program studi pasca sarjana strata 2 (S-2) bidang fisika, dalam 3 bidang studi: fisika material, geofisika, dan opoto-elektronika. Ketiga bidang tersebut mempunyai aspek aplikasi yang luas di dunia industri. Kemajuan penelitian di ketiga bidang tersebut sangat pesat.

 

Tiga Bidang Studi

Bidang-bidang studi yang dikembangkan pada program studi ini adalah:

  1. Fisika Material
    Mempelajari bahan oksida dan semikonduktor berbasis silicon, logam, polimer, menyangkut sintesa, karakterisasi, teori dan pemodelan. Kajian diarahkan untuk mengungkap variabel-variabel aplikasi seperti: sifat listrik, sifat mekanik, korosi dan akustik yang ditujukan untuk mendukung industri.


  2. Geofisika
    Penerapan ilmu fisika dalam mempelajari gejal kebumian dan pemanfaatannya untuk pemetaan struktur alam dan buatan di bawah permukaan bumi. Gejal kebumian meliputi peristiwa alam yang dapat terjadi di bumi, laut dan atmosfir serta interaksinya terhadap kehidupan manusia. Struktur alam bawah permukaan sangat erat kaitannya dengan kepentingan eksplorasi bahan tambang (minyak, gas dan mineral) serta perencanaan konstruksi sipil. Struktur buatan bawah permukaan dapat dimanfaatkan untuk studi lingkungan maupun arkeologi.


  3. Opto-Elektonika
    Mempelajari piranti-piranti komunikasi optik (serat optik, switching waveguide dll) dan microwave (antenna mobile communication, portable-phone) baik secara eksperimen maupun analisa numeric dengan metode FD-BPM & FD-TD; setta Non Destructive Testing (NDT) dengan metode holografi dan ESPI.

 

Kurikulum

Kurikulum Program Studi S-2 Fisika dituangkan dalam 44 sks dengan perincian sebagai berikut:

Semester
I
Sks Semester
II
Sks Semester
III
Sks Semester
IV
Sks
Wajib 8 Wajib 8 Thesis 4 Thesis 6
Pilihan 4 Pilihan 4 Pilihan 6 Pilihan 4
Total 12 Total 12 Total 10 Total 10

Matakuliah Wajib

  . Mekanika Kuantum I
2 sks
Mekanika Kuantum II
2 sks
Elektrodinamika I
2 sks
Elektrodinamika II
2 sks
Fisika Statistik I
2 sks
Fisika Statistik II
2 sks
Mekanika Klasik I
2 sks
Mekanika Klasik II
2 sks
Thesis
10 sks

 

Matakuliah Pilihan

  . Laboratorium Lanjut
2 sks
Fisika Keramik I
2 sks
Fisika Keramik II
2 sks
Fisika Semikonduktor I
2 sks
Fisika Semikonduktor II
2 sks
Fisika Polimer
2 sks
Fisika Zat Padat I
2 sks
Fisika Zat Padat II
2 sks
Korosi I
2 sks
Korosi II
2 sks
Mekanika Perpatahan I
2 sks
Mekanika Perpatahan II
2 sks
Bahan Akustik
2 sks
Seismologi
2/1 sks
Gaya Berat & Magnet Bumi
2/1 sks
Seismik Eksplorasi
2/1 sks
Elektrisitas
2/1 sks
Oseanografi
2 sks
Sistem Komunikasi Optik
2 sks
Komunikasi Microwave
2 sks
Optika Modern
2 sks
Optika Terpadu
2 sks
Opto-Elektronika
2 sks

 

Sarana Penunjang

Kegiatan perkuliahan mahasiswa Strata 2 (S-2) Fisika dibimbing oleh 28 orang tenaga pengajar yang telah bergelar Profesor, Doktor, dan Asisten yang telah bergelar Master serta didukung oleh 18 orang tanaga administrasi dan teknisi laboratorium.

Tenaga Pengajar

Untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep Fisika dan terapannya, kegiatan perkuliahan ditunjang oleh beberapa laboratorium, bengkel, dan ruang baca, antara lain:

  1. Laboratorium bahan
    Meliputi:
    • Laboratorium Spektroskopi;
      Pengembangan dan pengujian unsure penyusun logam.
    • Laboratorium Mikrografi;
      Strukturmikro bahan logam, keramik, dan polimer.
    • Laboratorium Keramik;
      Sifat listrik bahan keramik.
    • Laboratorium logam;
      Sifat mekanik dan korosi logam.
    • Laboratorium Semikonduktor;
      Bahan semi dan super konduktor, lapisan tipis dll.
    • Laboratorium Polimer;
      Pengembangan dan pengujian bahan polimer, seperti PVC, plastik dll.
    • Laboratorium sel surya;
      Analisa dan mengamati struktur mikro bahan.


  2. Laboratorium Instrumentasi,
    Meliputi:
    • Laboratorium Komputasi;
      Pengembangan dan pengujian program komputasi.
    • Laboratorium Elektronika;
      Pengujian interface, dan sistem kontrol.
    • Laboratorium Akustik
      Pengujian bahan akustik.


  3. Laboratorium Geofisika
    Ditunjang peralatan untuk pengukuran parameter fisis batuan/menentukan struktur bawah permukaan antara lain: resistimeter, magnetometer, frekuensi rendah dan seismic refraksi.

  4. Laboratorium Optik,
    Sarana uji coba serat optik untuk telekomunikasi, sensor optik, holografi, dan pemanfaatan sinar laser untuk penelitian bahan.

  5. Bengkel Fisika

  6. Bengkel Mekanik;
    Merupakan sarana untuk pengembangan kinerja mekanik bahan.

  7. Bengkel Gelas;
    Merupakan sarana untuk pengembangan desain gelas.

  8. Bengkel Elektronik;
    Merupakan sarana untuk pengembangan elektronika, yang meliputi pembuatan interface, alat ukur dan sistem kontrol.

  9. Ruang Baca
    Merupakan fasilitas untuk mahasiswa dalam menunjang proses pembelajaran yang dilengkapi dengan 2000 judul buku, 10 Jurnal Ilmiah Internasional dan 10 Jurnal Ilmiah Nasional serta sambungan internet.

 

Proses dan Lama Pendidikan

Program Studi S-2 Fisika dilaksanakan dalam 4 semester (2 tahun), dengan beban kredit minimal 44 sks, termasuk tesis. Batas wkatu maksimum masa studi adalah 4 tahun. Kalender akademik semester I dimulai September, sementara semester II dimulai awal Februari dan berakhir Juni. Kegiatan perkuliahan dan kegiatan akademik lain, seperti: praktek lapangan, seminar, penelitian dan sebagainya, dilaksanakan dengan sistem pembimbingan oleh dosen pembimbing.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:

Program Pascasarjana
Jurusan Fisika FMIPA-ITS
Kampus Keputih Sukolilo
Surabaya - 60111
Telp/Fax: (031) 5943351
E-mail: ppsfisika@its.ac.id
 

 

kembali ke atas