Pendahuluan
Akhir-akhir ini Pemerintah Indonesia telah memprioritaskan peningkatan
terhadap peran sektor industri salah satu sarana untuk meningkatkan
perekonomian Indonesia pada PJPT II. Sektor ini diharapkan dapat meningkat
jauh lebih cepat daripada pertumbuhan sektor pertanian. Bersamaan dengan
pertumbuhan sektor-sektor lainnya dan munculnya era globalisasi maka
sektor industri di Indonesia tidak dapat tumbuh secepat yang diharapkan
tanpa adanya peningkatan efisiensi dan mutu di sektor industri yang
selama ini sudah berjalan maka peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga
ahli di bidang Teknik Industri dirasakan sangat mendesak.
Peran Teknik Industri di masa mendatang tidak terlepas dari perubahan-perubahan
yang terjadi di bidang Industri yang penuh dengan persaingan yang semakin
tidak menentu. Proses manufakturing tidak terlepas dari proses "penambahan
nilai" yang berasal dari bahan baku untuk diolah menjadi produk yang
memiliki nilai lebih dibandingkan dengan material yang diolah. Peranan
yang sangat penting, yang dimainkan oleh sektor manufakturing dalam
menentukan kehidupan ekonomi nasional, sekarang ini sangat dirasakan
dan disadari oleh banyak negara. Banyak negara maju yang dapat menguasai
inti kekuatannya yaitu manufakturing. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut
banyak diantara perusahaan-perusahaan yang memakai kaidah-kaidah baru
bagi sektor manufakturing, misalnya FMS, JIT, CIM dan lainnya. Keilmuan
ini semakin marak dengan adanya perkembangan industri yang semakin cepat.
Lembaga perguruan tinggi negeri seperti ITS mempunyai kewajiban untuk
ikut memikirkan permasalahan yang dihadapi dan mencari jalan pemecahan
terhadap permasalahan yang muncul. Dalam rangka menciptakan sumber daya
manusia yang lebih berkualitas, maka Jurusan Teknik Industri ITS membuka
Program Strata Dua (S2). Program S2 ini didirikan di tahun 1994. Pendaftaran
Program S2 Teknik Industri ITS semakin meningkat dari tahun ke tahun
sehingga pada tahun 1999 dibuka dua kelas yaitu satu kelas bidang keahlian
Teknik Industri dan satu kelas bidang keahlian Manajemen Industri.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan
Teknik dan Manajemen Industri, maka pada tahun ajaran 2000/2001 jurusan
Teknik Industri ITS telah mengadakan kerjasama dengan Dinas Perindustrian
Jawa Timur untuk menyelenggarakan Program S-2 Khusus Bidang Manajemen
Industri. Kerjasama yang sejenis dengan instansi lain sangat mungkin
untuk dilakukan.
Tujuan
Pendidikan
Program Pascasarjana (S-2) jurusan Teknik Industri bertujuan untuk
membentuk sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan yang tinggi
di dalam perencanaan, pengorganisasian sistem industri secara lebih
luas dan kompleks. Kamampuan lain yang diinginkan dari keberadaan program
ini adalah meningkatkan efektifitas dan efisiensi yang dilihat khususnya
di sistem industri. Untuk itu maka seorang sarjana Teknik Industri mempunyai
peran yang sangat kuat yang berhubungan dengan perancangan (design),
perbaikan dan pengoperasian sistem produksi yang melibatkan manusia,
material, mesin, dan peralatan serta informasi dan energi secara integral.
Dalam memenuhi kemampuan di atas maka seorang sarjana Teknik Industri
harus mendapat bekal yang kuat yang dapat memanfaatkan dan mengaplikasikan
ilmu-ilmu social (khususnya ekonomi) dan ilmu keteknikan secara bersama-sama
yang dapat dipakai untuk menganalisa, memprediksi serta melakukan evaluasi
hasil yang akan dicapai oleh sistem industri secara optimal.
Secara garis besar, di Program pascasarjana Teknik Industri menginginkan
pencapaian hasil dari proses produksi yang optimal, dan pengelolaan
factor-faktor produksi tidak saja didukung oleh pertimbangan kelayakan
teknik dan kelayakan ekonomik. Lulusan dari program ini diharapkan mempunyai
cara piker yang khas dan luas yang menekankan pada segi optimalitas
yang tidak sekedar melihat sistem dari segi kelayakan saja. Program
S2 ini dibentuk tidak hanya semata-mata ditujukan untuk dapat memecahkan
masalah-masalah yang ada di sektor industri saja ; melainkan harus mampu
diterapkan pada sektor-sektor non industri (manufaktur) secara luas.
Dapat dikatakan bahwa segala permasalahan yang dapat dipandang sebagai
suatu sistem yang integral maka permasalahan yang timbul dapat diselesaikan
dengan seluruh alat yang dipunyai oleh pribadi-pribadi Teknik Industri.
Dalam kontek Teknik Industri, yang dimaksud industri sendiri adalah
semua usaha organisasi (yang dipandang sebagai sistem), yang bergerak
di sektor produksi barang (manufakturing) maupun yang bergerak di sektor
jasa (service). Prinsip-prinsip dasar dari disiplin Teknik Industri
secara luas akan mampu diaplikasikan di berbagai sektor dan lapangan
kerja seperti pertanian, rumah sakit, perbankan / asuransi, organisasi
pemerintah atau militer, jasa konsultan dan satu sektor yang tentunya
sektor industri manufaktur sendiri.
Kurikulum
Bidang Keahlian: Teknik Industri
Semester I
|
|
KODE
|
MATA
KULIAH
|
SKS
|
|
IN
2001
|
Statistik
Industri
|
2
|
|
IN
2002
|
Akuntansi
Manajerial
|
2
|
|
IN
2003
|
Analisa
Ekonomi Teknik
|
2
|
|
IN
2004
|
Org.
& Man. Industri
|
2
|
|
IN
2005
|
Permodelan
Sistem
|
2
|
|
IN
2006
|
Penyelidikan
Operasional
|
3
|
| .
|
Total
|
13
|
Semester II
|
|
IN
2120
|
Sistem
Manufaktur
|
2
|
|
IN
2121
|
Per.
& Pengen. Prod.
|
2
|
|
IN
2122
|
Rekayasa
Kualitas
|
2
|
|
IN
2298
|
Metodologi
Penelitian
|
2
|
|
IN
21
|
Pilihan
TI
|
2
|
|
IN
20
|
Pilihan
Bebas I
|
2
|
| .
|
Total
|
12
|
Semester III
|
|
IN
2123
|
Analisa
& Perancangan Sistem Manufaktur
|
2
|
|
IN
2124
|
Simulasi
Sistem Industri
|
2
|
|
IN
20
|
Pilihan
Bebas II
|
2
|
|
IN
2199
|
Tesis
|
5
|
| .
|
Total
|
11
|
Mata Kuliah Pilihan
|
KODE
|
MATA
KULIAH
|
SKS
|
|
IN
2140
|
Penjadwalan
Produksi
|
2
|
|
IN
2141
|
Peranc.
& Pengem. Prod.
|
2
|
|
IN
2142
|
Comp.
Integrated Manuf.
|
2
|
|
IN
2143
|
Sistem
Manusia Mesin
|
2
|
|
IN
2144
|
Analisa
& Peranc. Kerja
|
. |
|
IN
2145
|
Ergonomi
Industri
|
.
|
Bidang Keahlian: Manajemen Industri
Semester I
|
|
KODE
|
MATA
KULIAH
|
SKS
|
|
IN
2001
|
Statistik
Industri
|
2
|
|
IN
2002
|
Akuntansi
Manajerial
|
2
|
|
IN
2003
|
Analisa
Ekonomi Teknik
|
2
|
|
IN
2004
|
Org.
& Man. Industri
|
2
|
|
IN
2005
|
Permodelan
Sistem
|
2
|
|
IN
2006
|
Penyelidikan
Operasional
|
3
|
| .
|
Total
|
13
|
Semester II
|
|
IN
2220
|
Manaj.
Prod. & Operasi
|
2
|
|
IN
2221
|
Manajemen
Pemasaran
|
2
|
|
IN
2222
|
Manajemen
Kualitas
|
2
|
|
IN
2298
|
Metodologi
Penelitian
|
2
|
|
IN
22
|
Pilihan
MI
|
2
|
|
IN
20
|
Pilihan
Bebas I
|
2
|
| .
|
Total
|
12
|
Semester III
|
|
IN
2223
|
Analisa
Produktivitas
|
2
|
|
IN
2224
|
Manajemen
Sumber Daya Manusia
|
2
|
|
IN
20
|
Pilihan
Bebas II
|
2
|
|
IN
2299
|
Tesis
|
5
|
| .
|
Total
|
11
|
Mata
Kuliah Pilihan
|
KODE
|
MATA
KULIAH
|
SKS
|
|
IN
2240
|
Perilaku
Industri
|
2
|
|
IN
2241
|
Ekonomi
Industri
|
2
|
|
IN
2242
|
Manajemen
Keuangan
|
2
|
Pilihan Bebas
|
Pilihan
Bebas
|
|
KODE
|
MATA
KULIAH
|
SKS
|
|
IN
2040
|
Sistem Informasi
Manajemen
|
2
|
|
IN
2041
|
Manajemen Logistik
|
2
|
|
IN
2042
|
Manajemen Perawatan
|
2
|
|
IN
2043
|
Sistem Dinamik
|
2
|
|
IN
2044
|
Manajemen Lingkungan
|
2
|
|
IN
2045
|
Rekayasa Nilai
|
2
|
|
IN
2046
|
Manajemen Teknologi
|
2
|
|
IN
2047
|
Analisa Keputusan
|
2
|
|
IN
2048
|
Manajemen Proyek
|
2
|
|
IN
2049
|
Analisa MCDM
|
2
|
Pendaftaran
Surat lamaran beserta lampirannya dan copy pembayaran biaya ujian
masuk dapat disampaikan sendiri atau dikirim
Ke alamat:
Direktur Program Pascasarjana
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Jl. Arief Rachman Hakim
Kampus ITS Keputih Sukolilo
Surabaya - 60111
Biaya ujian masuk sebesar Rp. 250.000,- dapat ditransfer melalui Rekening
BNI Capem ITS Surabaya, atas nama Program Pascasarjana ITS dengan nomor
rekening 440.056.034.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Sekretariat PPs - ITS
Telp. (031) 5947213, 59942511
Pes 1310, 1311, 1315, 1316
Fax: (031) 5947213
Email: ppsits@rad.net.id
Seleksi
Penyaringan dalam penerimaan peserta program Magister dilakukan berdasrkan
pada:
- Prestasi akademik selama menempuh program sarjana
- Lulus ujian seleksi yang terdiri dari ujian tulis dan wawancara
- Tempat yang tersedia
Ujian tulis meliputi:
- TPA
- TOEFL
- Materi Bidang
Biaya Pendidikan
- Biaya Herregistrasi : Rp. 200.000,-
- SPP untuk Program Magister : Rp 4.000.000,-/semester
Catatan:
Belum termasuk biaya penelitian
Staf Pengajar
- Ir. Sritomo Wignjosoebroto, MSc.
- Dr. Ir. Suparno, MSIE.
- Dr. Ir. Budisantoso W., M.Eng.
- Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc.
- Dr. Ir. Moses L. Singgih, M.Sc., M.Reg.Sc.
- Dr. Ir. Sudiyono Kromodiharjo, M.Sc.
- Dr. Ir. Abdullah Alkaff, M.Sc.
- Drs. Haryono, M.Sc.
- Ir. Hari Supriyanto, MSIE.
- Ir. Mokh. Suef, M.Sc (Eng).
- Ir. Sri Gunani Partiwi, MT.
- Dr. Ir. Udisubakti Ciptomulyono, M.Eng.Sc
- Ir. Eko Nurmianto, M.Eng.Sc., DERT.
- Ir. Bambang Syairuddin, MT.
- Ir. Bustanul Arifin Noer, M.Sc.
- Ir. Ketut Gunarta, MT.
- Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng.
- Ir. Akhmad Rusdiansyah, M.Eng.
- Iwan Vanany, ST, MT.
- Nurhadi Siswanto, ST, MSIE.
- Dr. Ir. Fuad Achmadi, M.Sc (praktisi)
- Dr. Drs. Sri Gunawan, M.Sc (praktisi)
kembali ke atas
|